Tuesday, May 21, 2013


Wawasan Nusantara dapat diartikan sebagai :
       Cara Pandang
       Cara Tinjau
       Cara Melihat atau Cara Tanggap Indrawi
                Wawasan nasional merupakan merupakan  “cara pandang” suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan ide nasionalnya yang dilandasi Pancasila dan UUD.
                Wawasan merupakan penjabaran dari filsafat bangsa Indonesia sesuai dengan keadaan geografis suatu bangsa, serta sejarah yang pernah dialaminya.
B. Fungsi Wawasan Nusantara
Wawasan Nusantara sebagai pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijakan, tindakan dan perbuatan bagi penyelenggara negara dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara.
C. Tujuan Wawasan Nusantara
Tujuan Wawasan Nusantara ialah untuk mewujudkan nasionalisme baru yang lebih mengutamakan kepentingan nasional daripada kepentingan individu
D. Asas Wawasan Nusantara
       Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia terhadap kesepakatan bersama.
       Asas Wawasan Nusantara terdiri dari : kepentingan yang sama, tujuan yang sama, keadilan, kejujuran, solidaritas, kerjasama, dan kesetiaan terhadap kesepakatan bersama demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan
E. Unsur Dasar Wawasan Nusantara
  1. Wadah
                Antara kepulauan dan wilayah perairan merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.
                Dalam wilayah terdapat beberapa unsur, yaitu:
                - Bentuk Wujud
                - Tatanan Susunan Organisasi
                -  Tatanan Susunan Kelengkapan Organisasi       
b.            Isi
                Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional sebagaimana yang telah dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
c.             Tata Laku
                Tata laku yaitu hasil interaksi antara wadah dan isi, terlihat pada tata laku yang mengutamakan kebersamaan, toleransi, rasa bangga kepada bangsa dan tanah airnya sehingga membangkitkan patriotisme dan nasionalisme baru
F. Hakikat Wawasan Nusantara
Hakikat Wawasan Nusantara adalah keutuhan nusantara, dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara demi kepentingan nasional.
G. Wawasan Nusantara sebagai Wawasan Pembangunan Nasional
                Pokok-pokok  wawasan nusantara dinyatakan sebagai wawasan dalam mencapai tujuan pembangunan nasional adalah wawasan nusantara mencakup hal-hal berikut ini.
       Perwujudan kepulauan sebagai satu kesatuan politik.
       Perwujudan kepulauan nusantara sebagai kesatuan sosial dan budaya.
       Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi.
       Perwujudan kepulauan nusantara sebagai salah satu kesatuan pertahanan dan keamanaan.
H.    Dasar Pemikiran Wawasan Nusantara
                Beberapa hal yang digunakan sebagai landasan pembenaran adanya konsep wawasan nusantara antara lain sebagai berikut :
       Faktor geografis
       Faktor Geopolitik
       Faktor Geostrategi
       Historis dan Yuridis Formal Wawasan Nusantara
                - Deklarasi Juanda
                - Konsep Landas Kontinen
                - Konsepsi Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE) 200 mill
                - Ruang Angkasa
I. Wawasan Nusantara dan Integrasi Wilayah
Dengan adanya penerapan wawasan nusantara dibidang komunikasi dan transportasi tidak lagi menjadi hambatan dalam lalu lintas perdagangan dan intergrasi budaya dapat berjalan lancar sehingga penerapan dibidang ekonomi dan sosial budaya akan sesuai dengan yang diharapkan.
J. Wawasan Nusantara dan Integrasi Nasional
Integrasi dan nasionalisme saling terkait. Integrasi memberi sumbangan terhadap nasionalisme dan nasionalisme mendukung integrasi nasional. Integrasi nasional biasanya dikaitkan dengan pembangunan nasional karena masyarakat indonesia yang majemuk sangat diperlukan untuk memupuk rasa kesatuan dan persatuan agar pembangunan nasional tidak terkendala.
K. Wawasan Nusantara dan Kerukunan Umat Beragama
Nilai agama dapat mendorong antarumat untuk bersinergi dan kerja sama untuk membentuk kerukunan antarumat beragama. Nilai-nilai agama dapat memberi harapan untuk bangsa agar dapat bersatu mewujudkan tujuan nasionalnya.

0 komentar:

Post a Comment